Selasa, 23 Mei 2017



Menelusuri  Labirianmu

Memutar- mutar jalan berliku
Seperti  menelusuri labirianmu
Ruang parkikr tempat segala berpikir
Berulang terlewat bersama dahaga itu
Adakah tujuan yang selalu membisu
Kita memburu mengular waktu
Sementara tanganmu yang keluar
Merenggang dari pinggang yang jemu
Kita ulang-alik mengunyah jalan yang sama
Mencumbui rindu agar haus tersapu lalu melaju
Tapi mengapa selalu ada de java
Cinta yang beku mencair  di pinggang waktu
Dan kau yang ku buru tak juga ketemu





Berdasarkan kutipan puisi “Menelusuri Labirianmu” di atas penyair  mengungkapkan pokok pikiranya untuk mencari dan ingin bertemu dengan kekasihnya.Beberapa pokok pikiran yang diungkapkan penyair yaitu gambaran umum yang di sampaikan penyair kepada pembaca agar pembaca jangan mudah mneyerah bila menhgadapi permasalahan. Makna yang disampaikan penulis pada puisi di atas adalah bagaimana penyair  mencari  seseorang yang begitu sulit dan tak akan pasti ketemu.Dalam puisi di atas penyair  menyampaikan bahwa inti dari totalitas makna dari puisi tersebut, pencarian yang tak kunjung berhasil. penyair menunjukan sikpanya terhadap pembaca atau penikmat puisi ciptaanya. penyair menentuan makna ini berdasarkan pada pokok-pokok pikiran, sikap penyair terhadap penikmat puisinya, pokok pikirran  yang di tampilkan oleh penyair  di atas adalah bahwa cukuplah menacari kalau memang itu belum pasti dari pada kita hanya membuang waktu tanpa ada kejelasan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ESAI CERPEN YANG BERJUDUL “ RENDEMEN” Karya Shoim Anwar Cerpen yang berjudul “Rendemen” menceritakan bagaimana suasana kehidupan di masya...